Selasa, 06 Januari 2015

jika tuhan mengeluh

sudah 21 tahun saya di beri kesempatan untuk hidup di dunia. pernah mengalamai masa bermain sambil belajar (masa anak - anak), pernah pula mengalami masa peralihan (masa remaja), dan kini di usia 21 tahun, saya mengalami masa beranjak menuju kematangan emosi serta pikiran (remaja akhir).

ya 21 tahun saya hidup, kurang lebih beragam pengalaman sudah saya dapat. tapi.... dari tiap pengalaman ada sebuah kesamaan yang saya sadari belakangan ini

kesamaan itu adalah MENGELUH, saya jamin jumlah keluhan lebih banyak dari pada jumlah umur saya kini. mulai dari keluhan terhadap pengalaman buruk, keluhan perihal rezeki, keluhan perihal keinginan yang tak tercapai, dan keluhan lainnya. ooooh betapa hinanya saya sebagai manusia

selama ini saya mengeluh, seolah tuhan tidak berpihak kepada saya. tapi tunggu dulu....bagaimana jika tuhan yang mengeluh mengenai perangai hambanya ini?. bagaimana jika tuhan mengeluh karena telah menjaga saya hingga kini?. bagaiman jika tuhan mengeluh karena selalu mengaktifkan organ pernapasan saya?. bagaimana jika tuhan mengeluh karena menjaga saya ketika tidur?. harus saya kemanakan keluhannya jika tuhan mengeluh?. selama ini saya mengeluh selalu menyertakan nama tuhan, sebagai tempat untuk mengeluh. sungguh bukan suatu hal yang baik jika tuhan mengeluh.

namun tuhanku yang maha baik, di balik sebutan maha selalu di sertai nama nama yang baik ( maha pengasih, maha penyayang, maha pengampun, maha melihat, maha mendengar dll), tidak ada sebutan yang maha mengeluh. yaa dia tidak akan mengeluh akan perangai hambanya, aku yakin itu. sebab dialah tempat untuk mengadu, tempat untuk meminta, dan tempat untuk bergantung

ampuni dosa hambamu ini tuhan, yang terlalu banyak mengeluh tanpa ingat kebaikanmu. bimbinglah hambamu untuk selalu bernafas dengan syukur. aamiin

nb: jika kalian tanya siapa tuhanku, jawabannya adalah ALLAH SWT :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar