pagi ini tidak banyak yang berbeda, ayah dengan olahraga paginya, ibu dengan kesibukan barunya mengurus keponakannya yang berusia 3 tahun, dan adik - adiku yang berangkat menempuh pendidikan. lalu saya? ya saya sedang duduk di depan layar komputer, kira-kira begitulah suasana yang menghiasi rumah kami.
oke cukup pembukaannya, sekarang mari kita bahas sesuatu yang mengganggu pikiranku. jika seseorang di tanya, "apakah kamu ingin hidupmu lebih baik?"iya , "kamu ingin hidup bahagia?" ya pasti lah!, dan "apakah kamu ingin berubah lebih baik?" iya mau banget!. pertanyaan yang kemungkinan besar orang akan menjawab 'iya'. lalu dimana masalahnya?.
mari kita ajukan pertanyaan lain, kira-kira demikian "kapan kamu akan merubah diri atau hidupmu?", lalu jawabannya kira-kira "ya tunggu dapat hidayah".."ya nanti juga ada saatnya". di sinilah letak masalahnya, kita ingin kebaikan di dalam hidup yang mayoritas manusia mengidamkan hal itu. tapi bagaimana kita bisa mendapatkan kebaikan jika menunggu?.
ingin menjadi baik, tapi masih mendudukan diri dengan nyaman di dalam keburukan yang kita ciptakan sendiri. jadi lebih tepatnya kita terlalu nyaman menikmati keburukan (entah sadar atau tidak), dalam keadaan nyaman itu kita mengharap akan datangnya suatu hari dimana kebaikan datang. sekali lagi saya bertanya, bagaimana keadaan yang demikian dapat mendatangkan kebaikan?.
mungkin kita harus mulai bangkit dari singgasana keburukan kita, ya kita harus bergerak!. kita tinggalkan tempat duduk yang nyaman itu, lalu mulai untuk berjalan menjemput kebaikan yang kita idamkan. saya tidak menjamin bangkit dari tempat duduk itu akan mudah. tapi setidaknya lebih baik di banding harus "menunggu saat yang tepat". bagaimana menurut anda?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar